Paradoks Moderasi Beragama: Mengungkap Kesenjangan Toleransi Behavior dan Ekslusifitas Intelektual Mahasiswa Muslim Indonesia berbasis Maqās}id al-Syarī‘ah.

Penulis

  • Ela Munifatus Sakdiyah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia
  • Dini Arifah Hidayati Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21154/aicied.v3i0.1675

Kata Kunci:

Moderasi Beragama, Maqās}id al-Syarī‘ah;Toleransi Simbolis; Keterbukaan Intelektual;Perguruan Tinggi Keagamaan

Abstrak

Penelitian ini mendekontruksi sifat multidimensi moderasi beragama dalam mengukur sikap moderat mahasiswa melalui lensa Maqashidus Syariah. Dengan pendekatan mixed-methods terhadap 129 mahasiswa Muslim Indonesia. Hasil kuantitatif menunjukkan hierarki maqashid  H}ifd} an-Nafs (M=4.48), H}ifd} al-Di>n (M=3.85), H}ifd} al-Aql (M=3.62), sementara analisis kualitatif membongkar tiga paradoks; (1) toleransi simbolis vs keraguan praktis-spiritual; (2) kapasitas intelektual vs ketiadaan keberanian moral; (3) penolakan kekerasan vs ketidakpedulian terhadap ketidakadilan. Penelitian ini merekomendasikan Model Moderasi Substantif Berbasis Sistem Maqashid yang menekankan kemampuan dinamis menyeimbangkan ketiga dimensi maqas}id secara kontekstual.

Diterbitkan

2025-12-22