KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA: Kajian atas Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir al-Misbah

Abstract

Kajian ini membahas kedudukan perempuan dalam rumah tangga melalui analisis komparatif antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kedua mufasir menafsirkan konsep kepemimpinan laki-laki (qiwāmah) serta posisi perempuan dalam struktur keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui penelaahan sumber primer berupa kedua kitab tafsir tersebut serta literatur pendukung lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Katsir, melalui pendekatan bil ma’tsur, menafsirkan kepemimpinan laki-laki sebagai bentuk tanggung jawab moral dan ekonomi yang diberikan oleh Allah kepada suami, sedangkan perempuan ditempatkan sebagai pendamping yang berperan menjaga ketenangan dan keharmonisan rumah tangga. Sementara itu, Quraish Shihab dengan pendekatan bil ra’yi menekankan aspek keadilan, kasih sayang, dan kemitraan sejajar antara suami dan istri dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Perbedaan corak penafsiran tersebut menunjukkan dinamika perkembangan tafsir Al-Qur’an dari orientasi tekstual menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan responsif terhadap isu-isu kesetaraan gender dalam Islam.

Kata kunci: Kedudukan perempuan, rumah tangga, qiwāmah, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Misbah.

PDF