DEKONSTRUKSI PESAN FIKIH KONTEMPORER: Analisis Pesan Dakwah Ustad Kalcer Episode Mahar Pernikahan
PDF

Keywords

Semiotika
Dekontruksi
Fikih Mahar
Dakwah Digital
Ustad Kalcer

Abstract

Pesan fikih Islam sering kali disajikan melalui wacana keagamaan tradisional yang serius, kaku, dan kurang adaptif terhadap realitas audiens kontemporer, terutama generasi muda digital. Kecenderungan ini menciptakan jurang komunikasi. Di tengah tantangan tersebut, muncul fenomena pendakwah di media sosial seperti @bachrululum (dikenal sebagai "Ustad Kalcer") yang menyampaikan fikih dengan gaya santai, humoris, dan relevan dengan budaya populer ('kalcer'). Inovasi komunikasi keagamaan ini menuntut analisis mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis dekonstruksi pesan fikih kontemporer dalam pesan dakwah episode mahar pernikahan, berjudul "Menikah dengan mahar seperangkat alat manual brew". Menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika multimodal, studi ini mengeksplorasi bagaimana tanda-tanda visual dan verbal (leksikon "kalcer", humor) berinteraksi untuk mereinterpretasi konsep fikih tentang mahar. Hasilnya menunjukkan bahwa video secara efektif mendekonstruksi pemahaman tradisional tentang ruang dakwah dan citra otoritas keagamaan. Sinergi multimodal ini berhasil memperluas makna "mahar" hingga mencakup benda-benda modern dan non-konvensional, seperti alat manual brew. Sinergi ini menghasilkan pesan dakwah yang fleksibel, adaptif, dan relevan. Penelitian ini mengkonfirmasi potensi semiotika dalam memahami inovasi komunikasi keagamaan dan berkontribusi pada pengembangan teori semiotika dakwah digital, serta memberikan implikasi praktis bagi pendakwah.

PDF