MEMPERTAHANKAN HARMONI PERNIKAHAN: Strategi Komunikasi Antarpribadi Pasangan Long Distance Marriage Di Kabupaten Madiun
PDF

Keywords

Komunikasi Antarpribadi
Long Distance Marriage
Keharmonisan Rumah Tangga

Abstract

Madiun merupakan salah satu kabupaten dengan minat masyarakatnya untuk bekerja diluar negeri  masih sangat tinggi dengan dominasi tenaga kerja wanita. Kondisi ini menimbulkan realitas sosial di mana banyak pasangan suami-istri harus menjalani rumah tangga tanpa kebersamaan fisik. LDM yang kerap dipicu faktor ekonomi memunculkan tantangan dalam menjaga keharmonisan rumah tangga akibat keterbatasan interaksi fisik dan risiko miskomunikasi. Penelitian ini mengkaji peran komunikasi antarpribadi pada pasangan suami-istri yang menjalani Long Distance Marriage (LDM), khususnya pada kasus suami yang istrinya bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kabupaten Madiun. Dengan  pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan (ML, K, ER, B) yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan teori komunikasi antarpribadi Joseph A. Devito yang mencakup lima dimensi: keterbukaan (openness), empati (empathy), dukungan (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi komunikasi antarpribadi Devito berperan penting dalam menjaga keharmonisan LDM. Keterbukaan tercermin dari kebiasaan berbagi cerita dan permasalahan, empati dari pemahaman terhadap beban kerja pasangan, dukungan dalam bentuk motivasi dan bantuan emosional, sikap positif untuk meminimalkan konflik, serta kesetaraan dalam pengambilan keputusan. Komunikasi antarpribadi yang efektif sesuai kelima dimensi Devito menjadi pilar utama dalam mempertahankan stabilitas emosional dan keharmonisan pernikahan jarak jauh.

PDF