IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL AKTIF DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMPN 4 PONOROGO

Authors

  • Dian Novita UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Irma Yuni Rianawati UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Darapuspita Nabilla Maheswari UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Debi Putri Kusumawati UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Devi Arifa Octaranny UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
  • Ahmadi Ahmadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Keywords:

Model AKTIF, Pembelajaran kontekstual

Abstract

Mengkaji efektivitas model pembelajaran aktif berbasis Contextual Learning dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa di SMPN 4 Ponorogo. Model pembelajaran aktif yang digunakan dalam penelitian ini adalah model AKTIF yang merupakan akronim dari Amati, Kaitkan, Terapkan, Investigasi, dan Finalisasi. Model ini dipilih karena dianggap sesuai dengan karakteristik pembelajaran IPS yang menekankan pada pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang diupayakan untuk mengamati permasalahan secara sistematis dan akurat berdasarkan fakta dan sifat objek tertentu. Sumber yang digunakan adalah sumber primer yang diperoleh dari wawancara langsung dengan guru mata pelajaran IPS di SMPN 4 Ponorogo serta mengambil sumber sekunder dari penelitian-penelitian sebelumnya. Teknik yang digunakan adalah wawancara yang dilakukan kepada guru IPS SMP Negeri 4 Ponorogo dan studi literatur Model pembelajaran kontekstual efektif dalam menghubungkan materi ajar dengan kehidupan nyata, memudahkan siswa memahami dan mengingat materi jangka panjang. Guru berperan penting sebagai fasilitator, memotivasi siswa untuk percaya diri dan aktif. Model "AKTIF" (Amati, Kaitkan, Terapkan, Investigasi, Finalisasi) terbukti meningkatkan hasil belajar dan minat siswa dengan keterlibatan aktif. Langkah "Terapkan" memiliki dampak paling signifikan, selaras dengan kurikulum merdeka. Meskipun membutuhkan persiapan matang, model ini efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi, serta kualitas pendidikan secara keseluruhan. Pembelajaran kontekstual efektif dalam mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, meningkatkan pemahaman jangka panjang siswa. Model "AKTIF" (Amati, Kaitkan, Terapkan, Investigasi, Finalisasi) memperkuat keterlibatan siswa, yang terbukti meningkatkan hasil belajar dan mengurangi kebosanan. Langkah "Terapkan" memiliki dampak paling signifikan. Keberhasilan pembelajaran juga dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi) dan eksternal (sarana). Dukungan guru kompeten sangat penting dalam mengoptimalkan pembelajaran IPS.

Downloads

Published

2025-12-29

Issue

Section

Articles