Profil Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Sistem Gerak pada Manusia di Madrasah Tsanawiyah di Ponorogo
Keywords:
Berpikir kritis, Keterampilan, Pembelajaran, Siswa Kelas VIIIAbstract
Keterampilan berpikir kritis sangat penting dikuasai oleh siswa supaya siswa lebih terampil dalam menyusun sebuah argumen, memeriksa kredibilitas sumber, atau membuat keputusan. Penelitian merupakan hasil analisis aspek keterampilan berpikir kritis siswa di MTs Sabilul Huda pada materi sistem gerak pada manusia. Aspek keterampilan berpikir kritis meliputi: elementary clarification, basic support, inference, advanced clarification, strategy and tactics. Prosedur penelitian dimulai dari pembuatan rubrik tes esai berdasarkan aspek keterampilan berpikir kritis yang digunakan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis pada materi sistem gerak pada manusia. Analisis keterampilan berpikir kritis dilakukan pada siswa kelas VIII semester ganjil MTs Sabilul Huda Karangjoho, Badegan, Ponorogo, tahun ajaran 2021/2022. Persentase keterampilan berpikir kritis dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) persentase tertingi pada aspek keterampilan berpikir kritis yaitu aspek inference, basic support, dan advanced clarification, sedangkan persentase terendah pada aspek Elementary Clarification dan Strategy and Tactics; 2) persentase pemenuhan aspek keterampilan berpikir kritis kurang dari 45%; 3) sumber belajar siswa kelas VIII semester ganjil MTs Sabilul Huda hanya dari lembar kerja siswa, tidak ada sumber lain.
