Analisis Profil Pendekatan Saintifik terhadap Bahan Ajar dan Perangkat Pembelajaran Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Ponorogo

Analisis Profil Pendekatan Saintifik Terhadap Bahan Ajar Dan Perangkat Pembelajaran Madrasah Tsanawiyah Di Kabupaten Ponorogo

Authors

  • Hanida Amilia Sholehah Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo image/svg+xml
  • Devi Patmawati IAIN PONOROGO
  • Himmatul Muyyasaroh IAIN PONOROGO
  • Aziza Karenina IAIN Ponorogo

Keywords:

Bahan ajar Perangkat Pembelajaran Pendekatan saintifik

Abstract

Bahan ajar adalah seperangkat atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode pembelajaran, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan yaitu mencapai kompetensi atau subkompetensi dengan segala kompleksitasnya. Perangkat pembelajaran adalah sekumpulan sumber belajar sebagai alat pendukung yang memungkinkan siswa dan guru melakukan kegiatan pembelajaran, berupa RPP, LKS, buku guru, buku siswa, dan tes kemampuan belajar.  Pentingnya bahan ajar dan perangkat pembelajaran adalah sebagai tolak ukur seorang guru yang profesional dalam mengevaluasi setiap hasil mengajarnya. Penelitian ini merupakan hasil analisis profil pendekatan saintifik yang memiliki aspek: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan pada bahan ajar dan perangkat pembelajaran. bahan ajar meliputi modul yang digunakan disekolah, sedangkan perangkat pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Prosedur penelitian dilakukan dengan cara menganalisis bahan ajar dan perangkat pembelajaran menggunakan aspek pendekatan saintifik. Analisis bahan ajar dan perangkat pembelajaran dilakukan pada materi pelajaran IPA terpadu di kelas VIII MTs Ma’arif Balong. Analisis persentase bahan ajar dan perangkat pembelajaran menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) persentase tertinggi yaitu pada aspek mengamati, mencoba, dan mengkomunikasikan, sedangkan terendah pada aspek menanya dan menalar, baik pada bahan ajar maupun perangkat pembelajaran; 2) implementasi aspek pendekatan saintifik di dalam penyusunan bahan ajar dan perangkat pembelajaran memiliki persentase kurang dari 75%.

Published

2021-10-25

Issue

Section

Articles