Persepsi Guru SMP/MTsN di Kecamatan Pilangkenceng Terhadap Pembelajaran dari Rumah Dikala Pandemi Covid-19
Keywords:
Covid-19, Pembelajaran Daring, Persepsi Guru, Siswa SMP/MTsAbstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memaparkan informasi terkait persepsi guru mengenai tantangan pelaksanaan pembelajaran daring akibat dampak dari pandemi COVID-19. Informasi didapatkan dari hasil wawancara yang dilakukan dengan 6 orang informan dari 3 sekolah SMP/MTs di Kec.Pilangkenceng yaitu dengan 2 perwakilan dari setiap populasi (sekolah SMP/MTs). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan proses pengambilan data secara wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa pembelajaran daring kurang cocok diterapkan pada siswa SMP/MTs di Kecamatan Pilangkenceng. Pembelajaran daring dirasa kurang maksimal dan banyak peserta didik yang acuh dan tidak perduli pada pembelajaran daring. Pembelajaran daring mejadikan tujuan dari pembelajaran tidak tersampaikan secara sepenuhnya, metode dan strategi yang digunakan juga terbatas. Masih kurangnya sarana dan prasarana dalam mendukung pembejaran daring, ditambah lagi kurangnya pengawasan dari orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Kurangnya semangat belajar dari peserta didik sehingga mmebuat pembejaran terasa bosan dan sehingga berdampak pada menurunnya hasil belajar peserta didik. Pembelajaran daring merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi seorang pendidik. Selain itu dengan adanya pembelajaran daring membawa dampak positif bagi pendidik yaitu secara tidak langsung dapat menambah IPTEKĀ yang dimiliki oleh seorang pendidik.
