Kajian Etnobotani Tradisi Temu Manten pada Pernikahan Adat Masyarakat Jawa di Daerah Dungus Madiun
Keywords:
Masyarakat jawa, Pernikahan, Temu Manten, TradisiAbstract
Tradisi merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang masih banyak dijumpai di kalangan masyarakat Indonesia. Setiap masyarakat di Indonesia mempunyai ciri khas budaya atau sebuah tradisi tersendiri salah satunya yaitu pada kehidupan di masyarakat Jawa. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan dan masih dilakukan di Indonesia adalah tardisi temu manten. Tradisi temu manten mepunyai beberapa prosesi didalamnya, terdapat serangkaian prosesi yang di setiap langkah prosesi tersebut mempunyai nilai-nilai budaya dan makna filosofi yang berbeda. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menggali informasi mengenai tumbuhan yang digunakan dalam tradisi upacara temu manten pada masyarakat Jawa. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka atau studi literatur dari berbagai sumber yang telah relevan dan studi lapangan dengan melakukan obervasi, wawancara dan dokumentasi kepada narasumber yang dianggap paham mengenai tradisi temu manten. Hasil penelitian ini ditemukan ada 12 jenis tumbuhan pada upacara adat temu manten dalam pernikahan masyarakat Jawa. Jenis tumbuhan yang digunakan pada upacara adat temu manten pernikahan masyarakat Jawa tersebut adalah padi, pisang raja, kelapa hijau, kopi, daun sirih, bunga melati, bunga kantil, bunga kenanga, bunga sedap malam, bunga melati gambir, bunga mawar merah, dan bunga mawar putih.
