Analisis Respon Mahasiswa IPA IAIN Ponorogo terhadap Pembelajaran Online Salingtemas Berbasis Proyek dalam Konteks Keterampilan Berpikir Kritis
Keywords:
berpikir kritis, pembelajaran online, proyek, salingtemasAbstract
Pembelajaran yang dilakukan secara daring akibat Covid-19 yang mewabah menimbulkan banyak tantang baru bagi tenaga pendidik, baik dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi, salah satunya pada matakuliah Salingtemas di IAIN Ponorogo. Salingtemas merupakan singkatan dari Sains, Lingkungan Teknologi, dan Masyarakat, yakni sebuah matakuliah yang menghubungkan permasalahan dari empat sector tersebut kemudian dibahas dari kacamata IPA. Pembelajaran pada matakuliah Salingtemas seolah tidak lengkap tanpa adanya hasil akhir berupa proyek yang diciptakan, tentunya yang berangkat dari permasalahan di lingkungan sekitar, mengandung pembaharuan, dianalisis secara sains dan memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Oleh sebab itu dalam pembelajaran Salingtemas digunakan model pembelajaran berbasis proyek. Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model pembelajaran yang relative berjangka waktu, mengacu pada suatu permasalahan dan mengedepankan proses. Dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa IPA dituntut untuk berpikir kritis dalam menganalisis permasalahan lingkungan dan membuat produk inovasi yang dapat dijadikan solusi. Berdasarkan hasil penelitian, model pembelajarn berbasis proyek mampu melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa IPA dalam pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemic Covid-19. Hal ini dapat dilihat dari persentase beberapa indicator yang diajukan, yakni pengakuan bahwa model pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan dalam matakuliah Salingtemas mampu mendukung mahasiswa IPA dalam mengekspresikan ide serta mampu melatih kepekaan terhadap permaslaahan lingkungan. Berbagai produk inovasi yang dihasilkan juga mengandung keunikan tersendiri serta memiliki potensi untuk dikembangkan sehingga memberi peluang bagi mahasiswa IPA dalam bidang wirausaha.
