Revitalisasi Pembelajaran Al-Qur'an untuk Mengantisipasi Learning Loss di Desa Bekare Bungkal Ponorogo Pasca Pandemi

Authors

  • Fatiha Nur Zahroh Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo image/svg+xml
  • fitri lailatul jamilatu rohmah IAIN Ponorogo
  • khair udin IAIN Ponorogo
  • asna istya marwantika IAIN Ponorogo

Keywords:

Revitalisasi, Pembelajaran Al-Qur’an, Learning Loss, Bekare, Pasca Pandemi

Abstract

Selama pandemi COVID-19 aktivitas keagamaan warga mengalami pembatasan, seperti sholat berjamaah, shalat idul fitri dan adha, aktifitas pendidikan Al-Qurán, hingga pengajian bisa dikatakan vakum. Salah satu akibat dari pembatasan aktivitas keagamaan ini bisa menimbulkan learning loss atau berkurangnya pengetahuan atau keterampilan dalam belajar Al-Qurán untuk anak-anak usia Sekolah Dasar. Termasuk di Desa Bekare, Kecamatan Bungkal yang mengalami learning loss dalam pembelajaran Al-Qur’an. Untuk mengantisipasi learning loss dilakukan revitalisasi pembelajaran Al-Qur’an dengan mengaktifkan kembali Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Khozinul Huda, Desa Bekare. Revitalisasi pembelajaran Al-Qur’an ini, dilakukan secara sorogan tatap muka dengan mengunakan metode irama Al-Qur’an pada umumnya, yaitu; Bayati, Jiharkah, Nahawand, Hijaz, Syikah, kurdi, Shoba, dan Rost.Tahapan yang dilakukan dalam pembelajaran ini diawalidengan pemahaman tentang makhorijul huruf, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan irama qori’ yang di dalamnya terdapat pemahaman mengenai ilmu tajwid sampai bisa mempraktikkan irama yang dipelajari. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengantisipasi learning loss keagamaan di Desa Bekare pasca pandemi. Adapun hasil dari adanya pembelajaran ini adalah meningkatnya kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an serta memiliki keterampilan dalam membaca Al-Qur’an dengan irama yang dipelajari.

Published

2022-12-28

Issue

Section

Articles