Validitas Modul Ajar Struktur dan Fungsi Sistem Peredaran Darah Berbasis Pemecahan Masalah di SMP
Keywords:
Modul Ajar, Pemecahan Masalah, Sistem Peredaran Darah, ValidasiAbstract
Pada hakikatnya modul dikembangkan dari bahan pengajaran memuat konsep secara utuh sehingga dapat dipelajari secara terpisah tanpa mengurangi makna. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa modul ajar struktur dan fungsi sistem peredaran darah berbasis pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan melakukan uji coba dan pengisian instrumen angket yang dibagikan kepada para ahli. Penelitian dilakukan dari tahap pembuatan modul hingga validasi menurut ahli. Data validasi modul ajar diperoleh dari hasil validasi ahli desain modul, ahli materi modul, ahli pengembangan dan soal kognitif serta ahli pengembangan modul. Berdasarkan hasil validasi diperoleh 2 kualifikasi tertinggi dan terendah. Kualifikasi tertinggi, yaitu hasil validasi ahli desain modul dengan presentase 82,5% dan ahli pengembangan modul 80% menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan sangat layak dengan predikat baik. Selanjutnya, hasil validasi dengan kualifikasi rendah meliputi ahli materi modul 76,6% beserta ahli pengembangan dan soal kognitif 71,875% menunjukkan bahwa kriteria modul sangat layak dan layak. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa modul ajar struktur dan fungsi sistem peredaran darah berbasis pemecahan masalah yang dikembangkan layak untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu uji lapangan dengan melakukan perbaikan terlebih dahulu sesuai saran yang telah diberikan oleh validator.
