Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Kearifan Lokal Tari Reog Ponorogo

Authors

  • Pambayun Wahyu Utomo IAIN Ponorogo
  • Muhammad Akbar Pamungkas IAIN Ponorogo
  • Syela Lailaturrohmah IAIN Ponorogo

Keywords:

IPA Terpadu, Modul, Reog

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya yang melimpah. Sayangnya, tidak banyak yang menyadari bahwa didalam budaya, terdapat keterkaiatan dengan pembelajaran IPA. Kearifan lokal di setiap daerah dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA. Pembelajaran IPA saat ini masih mengacu pada buku pegangan Guru dan siswa yang masih memuat konteks kehidupan sehari-hari dengan menyajikan budaya barat yang tidak dikenali dengan baik oleh anak Indonesia. Oleh sebab itu, dibutuhkan suatu pengembangan perangkat pembelajaran yang konten materinya berkaitan dengan budaya khas Indonesia, salah satunya adalah tarian Reog Ponorogo. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengembangkan modul IPA terpadu berbasis kearifan lokal, (2) Mengetahui kelayakan modul pembelajaran IPA terpadu pada materi fisika Hukum Newton dan materi Biologi Sistem Gerak Pada Manusia (3) Mengetahui efektivitas dari modul pembelajaran IPA terpadu berbasis kearifan lokal. Sasaran penelitian ini adalah Reog Ponorogo karena budaya Reog lahir dan menjadi kesenian khas di Daerah Ponorogo. Model penelitian yang digunakan adalah 3D meliputi beberapa tahapan yaitu: Define (Pendefisian) design (Perancangan), dan Development (Pengembangan). Berdasarkan hasil uji validasi ahli dengan perolehan skor rata-rata 3,895/4,00 dan penilaian oleh 14 siswa SMP/MTs Sederajat dengan skor rata-rata 3,48 dengan nilai maksimum 4,00, Modul IPA Terpadu Berbasis Kearifan Lokal Tari Reog Ponorogo sangat layak untuk dijadikan media pembelajaran.

Published

2022-12-28

Issue

Section

Articles