Abstract
Perkebunan bawang merah yang ada Di Desa Serangan Sukorejo Ponorogo merupakan sebuah potensi yang memiliki peluang yang cukup menjanjikan untuk kedepannya, banyak para petani yang ada di desa tersebut yang menanam bawang merah sebagai tanaman yang mengisi perkebunan mereka. Namun faktor cuaca yang tidak menentu dapat menjadikan kegagalan dalam hasil panen sehingga mengakibatkan kerugian di tambah lagi dengan tidak adanya inovasi pemanfaatan yang dapat menambah pendapatan.berdasarkan adanya aset dan potensi tersebut perlu adanya suatu inovasi dari pengolahan hasil perkebunan bawang tersebut selain untuk menambah pendapatan maka juga dapat meningkatkan nilai jual. Untuk produk olahan yang dibuat yakni sebuah produk keripik dari daun bawang untuk metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan pendekatan (ABCD) (ABCD) Asset Based Community Development yang fokus dalam sebuah potensi yang ada dalam suatu kelompok masyarakat yang menjadi sebuah aset yang dimiliki untuk Teknik pengumpulan datanya dengan dokumentasi, wawancara dan observasi untuk hasil yakni petani bawang merah dapat mengetahui potensi dan dapat mengelola aset yang dimiliki agar tercapainya kesejahteraan ekonomi di lingkungan tersebut.
