Abstract
TPA Masjid Nurussolah merupakan salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an di Dukuh Bentong, Desa Semanding, Kauman, Ponorogo yang dibangun untuk kepentingan masyarakat sekitar. TPA ini memiliki aset dan juga potensi yang dapat dikembangkan lagi kedepannya. Seperti namanya, TPA Masjid Nurussolah masih memiliki 1 gedung utama yaitu Masjid Nurussolah untuk pembelajaran membaca Al-Qur’an dan kegiatan lainnya. Sangat disayangkan karena kurangnya beberapa aspek pendukung seperti SDM pengajar, variasi pendidikan, dan pengelolaan menjadikan TPA ini kurang berkembang. Oleh karena itu, perlu diadakannya peningkatan kualitas pembelajaran yang diterapkan pada TPA ini untuk menyelesaikan beberapa permasalahan yang ada. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pengabdian ini adalah ABCD (Asset Based Community-Driven Development) dengan teknik-teknik dan langhkah-langkah pendampingannya. Program yang dilaksanakan yaitu : (1) sosialisasi kebersihan, (2) pemberian materi pembelajaran, (3) hafalan. Teknik analisis berupa observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Hasil dari program pengabdian menunjukkan bahwa pasca penerapan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dapat dilakukan dengan baik. Oleh karena hasil yang diberikan sudah dianggap bagus, menjadikan kemampuan para peserta didik dalam menulis maupun menghafal meningkat serta pengetahuan yang mereka miliki tentang keagamaan bertambah. Mengingat besarnya manfaat yang diberikan dalam program pengabdian ini, maka disarankan untuk melakukan kegiatan serupa dengan skala yang lebih luas.
