PENGEMBANGAN TEKNIK PEMASARAN PRODUK BATIK CIPRAT DI DESA KARANGPATIHAN BALONG PONOROGO MELALUI WORKSHOP DIGITAL MARKETING
PDF

Keywords

Batik Ciprat, Pengabdian, Digital marketing

Abstract

Batik Ciprat merupakan sebuah aset yang dimiliki Desa Karangpatihan, Balong, Ponorogo berawal dari ide Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (B2RSBG) Kartini Temanggung untuk memberdayakan warga tunagrahita. Kegiatan produksi batik ciprat dilakukan oleh pendamping dan beberapa pembatik di Rumah Harapan Mulya Dukuh Tanggung Rejo. Selama ini kegiatan pemasaran batik ciprat dibantu oleh para reseller dengan memanfaatkan whatsapp story. Namun penggunaan whatsapp story sebagai media pemasaran memiliki keterbatasan dalam menjangkau calon konsumen, dimana pemasar hanya bisa mempromosikan produk pada kontak telepon yang disimpan. Berangkat dari aset individu yakni Admin batik ciprat yang berbekal kemampuan dalam mengoperasikan teknologi, workshop digital marketing untuk mengembangkan teknik pemasaran batik ciprat ini layak untuk dilaksanakan. Pasca pelatihan dilaksanakan, antusiasme peserta pelatihan sungguh luar biasa. Mereka mengikuti pelatihan dengan semangat dan bersungguh-sungguh. Dari hasil evaluasi menunjukkan pengetahuan dan ketrampilan admin batik ciprat mengenai digital marketing melalui marketplace shofpee meningkat. Dan tentu masih diperlukan pendampingan dan pemantauan berkelanjutan secara menyeluruh di kemudian hari.

PDF