Abstract
Paradigma dan prinsip kegiatan pengabdian masyarakat daring dari rumah menggunakan pendekatan Asset Based Community Driven Development (ABCD), memiliki prinsip pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdi menggunakan prinsip ABCD ini untuk mengoptimalkan dan pendayagunaan asset, potensi, kekuatan yang terdapat di Desa Carangrejo. Pada kesempatan KPM-DDR ini pengabdi berusaha mengoptimalkan kemampuas aset anak-anak untuk menjadi manusia yang memiliki nilai kreativitas. Kreativitas adalah suatu hal yang penting untuk setiap individu agar menjadi lebih produktif. Dengan kreativitas peradaban manusia terus berkembang dan memunculkan ide-ide baru yang terukir dalam peradaban. Melihat dari latar belakang permasalahan target yang ingin dicapai melalui kegiatan pengabdian masyarakat yaitu mengembangkan kreativitas anak-anak Desa Carangrejo dengan mengadakan pelatihan dan juga lomba mewarnai. Dengan adanya pelatihan bisa menambah wawasan, keterampilan, dan pengetahuan mengenai cara menggunakan dan mengkombinasikan warna untuk menjadi sebuah karya yang indah. Paska bimbingan mewarnai dilaksanakan, dilanjutkan dengan kegiatan lomba mewarnai secara daring. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kreativitas anak berkembang setelah mengikuti serangkaian aktivitas mewarnai. Dan tentunya tidak cukup berhenti disini, diperlukan pendampingan untuk terus berkelanjutan dalam mengembangkan kemampuan dalam diri anak untuk mampu menemukan dan mengembangkan bakat, potensi, dan kreativitasnya.
