Abstract
Upaya pelatihan pemanfaatan bahan bekas menjadi alat musik di TK Muslimat NU 072 yang terletak di Jl. Durgandini No. 09 dusun Tlaseh, desa Lembah, Babadan, Ponorgo, diharapkan mampu meningkatkan seni pada anak, dengan membuat alat musik gendang dan marakas yang dibuat dari bahan bekas guna menunjang daya tarik tersendiri bagi anak. Melalui pelatihan ini bukan hanya melatih seni pada anak, melainkan juga dapat melatih kognitif dan motorik pada anak. Dari pelatihan bahan bekas ini anak akan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman melalui kreatifitas dan keterampilan. APE merupakan alat yang dirancang untuk mengoptimalkan perkembangan dan kecerdasan anak usia dini pra sekolah. [1]Kegiatan membuat Alat Permainan Edukatif ini juga disesuaikan dengan program kurikulum yang berlaku.[2]Pelatihan bahan bekas ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu dengan pemberian pengetahuan tentang bahan bekas, serta pelaksanaan pelatihan yang nantinya siswa akan dibimbing untuk berkreasi membuat Alat Permainan Edukatif alat musik. Saat pelatihan partisipasi guru sangat bagus guru mengikuti kegiatan pelatihan dari awal sampai akhir. Hasil dari pelatihan tersebut menghasilkan Alat Permainan Edukatif alat musik yang terbuat dari bahan bekas yang awalnya tidak berguna menjadi berguna. Alat musik tersebut dapat dimainkan anak-anak sebagai bermain dan juga dapat membantu perkembangan seni pada anak.
