Abstract
Limbah rumah tangga merupakan salah satu jenis sampah yang turut memberikan sumbangsih terhadap masalah pencemaran lingkungan di muka bumi. Permasalahan lingkungan ini masih menjadi permasalahan serius di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga sebagai wujud sadar lingkungan. Objek penelitian ini adalah warga masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community-driven Development). Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian ini diantaranya: 1) pemetaan aset bersama mitra pengabdian; 2) pelatihan pembuatan pupuk kompos metode Takakura; 3)pelatihan merajut kantong kresek sebagai wadah keterampilan masyarakat desa; 4) dan evaluasi kegiatan secara menyeluruh.Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Lengkong dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Masyarakat semakin menyadari pentingnya aksi sadar lingkungan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh kesimpulan bahwa aksi sadar lingkungan ini perlu diberdayakan di lingkungan masyarakat agar terwujud keseimbangan hidup antara manusia dan alam.
