PENGEMBANGAN POTENSI PERTANIAN MELALUI PELATIHAN HIDROPONIK GUNA MENGURANGI DEGRADASI TANAH DI DESA TATUNG KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO
PDF

Keywords

Hidroponik, Aset Pertanian, Degradasi Tanah, ABCD

Abstract

Hidroponik merupakan cara bercocok tanam yang menggunakan media air yang dilarutkan dengan nutrisi yang mengandung unsur hara. Pelatihan hidroponik di lakukan di Desa Tatung Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, dengan sasaran khususnya para petani dan masyarakat pada umumnya. Banyak masyarakat yang lebih memilih untuk menggunakan agrokimia (pupuk dan pestisida) untuk mendukung proses produksi tanaman mereka. Namun penggunaan agrokimia yang berlebihan tanpa dibarengi dengan pupuk organik, menyebabkan penurunan kualitas tanah sehingga tanah mengalami degradasi. Dengan dilaksanakannya pelatihan hidroponik mengindikasi warga untuk mengenal model bercocok tanam secara hidropoik tanpa menggunakan media tanah, menambah wawasan tentang hidroponik, serta menambah kreativitas warga. Berangkat dari aset pertanian yang dimiliki masyarakat yaitu kemampuan becocok tanam yang mumpuni, pelatihan hidroponik di Desa Tatung ini layak dilaksanakan sebagai terobosan baru dan merupakan salah satu upaya pemanfaatkan teknologi dalam bidang pertanian agar masyarakat mendapatkan keuntungan yang maksimal. Pelaksanaan pelatihan ini sebagai salah satu program kerja pada KPM–DDR IAIN Ponorogo di Desa Tatung. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 17 – 18 Juli 2021 bertempat di Balai Desa Tatung. Agenda yang dilakukan pada pelatihan budidaya ini meliputi: pengenalan alat dan bahan menggunakan hidroponik, pembuatan instalasi, penyemaian bibit, membuat nutrisi hidroponik serta perawatan tanaman hidroponik yang sudah tumbuh hingga panen. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar dan berhasil dibuktikan dengan antusiasme masyarakat dalam mengikuti pelatihan. Selain itu, kemampuan masyarakat mempraktekkan sistem budidaya hidroponik juga tercapai, dan tentu diperlukan evaluasi dan pendampingan yang menyeluruh serta berkelanjutan di kemudian hari.

PDF